Subscribe:

Jumat, 03 Januari 2014

Nilai Dari Sebuah Kejujuran

Diposkan Oleh: Muhtadi Bantan - Diperbarui Pada: Jumat, 03 Januari 2014 Pukul 05.32.00


Share this :

Nilai Dari Sebuah Kejujuran


Betapa Mahal Nilai Kejujuran itu.

Banyak orang justru percaya bahwa penyebab dari negaranya menjadi makmur, nyaman dan aman adalah karena Masyarakatnya Jujur. Banyak orang percaya bahwa semua kebaikan yang ada di negaranya berawal dari KEJUJURAN pula. Dan pada saat seorang jujur, maka semua fasilitas umum untuk rakyat akan terbangun dan tertata dengan baik dan rapih sebagaimana mestinya, seumpama fasilitas Kesehatan, Pendidikan, Kesejahteraan dll. Jalanan akan terang benderang tiap nalam bila tiada orang yang nganggur menyambit lampu penerangan umum. Jalanan akan lancar bila semaksimal mungkin fasilitasnya dicukupi dan dipelihara.

Masyarakat percaya dan bahkan pembaca juga meyakini bahwa, kejujuran bisa melahirkan segalanya, aman nyaman dan makmur. Kita percaya bahwa setiap manusia itu pintar, tiada yang bodoh karena asal kejadian manusia diciptakan sebagai makhluk yang pintar (hayawan nathiq), namun pintar ini akan beda jika dibarengi dengan tidak jujur tak beretika. Dengan kejujuran maka setiap kepintaran manusia akan menjadi manfaat bagi sesama dan seluruh negeri.

Kita yakin jika setiap aparat pemerintah jujur dan rakyatnya jujur maka sebuah negara bisa menjadi makmur tanpa perlu menjadi yang paling pintar dibidang pendidikan.
Bila ditelaah ternyata memang benar, banyak negara masuk dalam salah satu negara dengan tingkat korupsi NYARIS NOL, karena kejujuran tadi, akhirnya di negara itu pendidikannya menjadi baik dan sangat maju.

Tidak salah jika kita katakan bahwa KETIDAK JUJURAN (mental korup), akan melahirkan bencana berantai dalam sebuah negara.

Mengapa harus dengan jujur?

Kejujuran adalah awal dari semua kebaikan dan bukan KEPINTARAN. Coba kita renungkan dan telaah dengan seksama. Seandainya dahulu saat kita mendirikan sekolah, kira2 10 tahun silam, Kejujuran dan Etika Moral adalah Prioritas utama, sedangkan kepintaran itu bisa dikembangkan kemudian. Karena pada dasarnya kita juga telah yakin bahwa setiap anak terlahir pintar. Maka akhirnya, kita tidak terlalu pusing jika seorang anak belum bisa berhitung saat masuk SD atau bahkan setelah sekolah SD, tapi kita sangat peduli jika sorang anak tidak jujur dan beretika buruk.

Kita dihadapkan pada keharusan untuk mengejawantahkan agar tetap mempertahankan apa yang sudah diyakini, yakni, hidup dalam kejujuran dalam bingkai etika dan moral. Bahwa AHLAK dan KEJUJURAN adalah landasan untuk MEMBANGUN NEGARA YANG KUAT DAN MAKMUR. Dan bukan angka2 akademik yang tertera di buku Raport. Maka betapa mahal harganya dari nilai sebuah kejujuran. Allahu A'lam.

Artikel Terkait:

0 Blogger
Twitter
Facebook

0 komentar:

Posting Komentar